Saluran Kuasa

Info

Published: March 26, 2012 | By admin

Posted in: Santapan Rohani, SaTe Kamu

Tagged as: ,

|

Senin, 26 Maret 2012

Baca: 2 Korintus 12:1-10

Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku. —2 Korintus 12:9

Ketika Tarah masih bersekolah di SMA, ia memiliki ketakutan bahwa suatu hari nanti ia akan menderita suatu penyakit serius. Jadi Tarah mulai berdoa dengan meminta Allah untuk menjauhkannya dari penyakit yang ditakutinya itu. Kemudian ia mencapai suatu kesadaran yang lebih dalam sehingga memutuskan untuk menyerahkan masa depannya kepada Allah, apa pun yang akan terjadi.

Bertahun-tahun kemudian, dokter yang memeriksa Tarah menemukan adanya tumor ganas. Akhirnya, tumor ini berhasil dibasmi dengan kemoterapi. Tarah berkata bahwa karena telah mempercayakan masa depannya kepada Allah, ia sudah siap ketika penyakit menimpanya. Masalah yang dihadapinya menjadi suatu saluran bagi kuasa Allah.

Perihal penyerahan diri kepada Allah ini juga dapat dilihat dalam kehidupan Paulus. Penyerahannya muncul setelah masalah yang disebut “duri dalam daging” menimpanya (2 Kor. 12:7). Berulang kali Paulus mendoakan masalahnya ini, meminta supaya Tuhan mengenyahkannya. Namun Allah menjawab, “Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna” (ay.9). Setelah memahami hal ini, Paulus pun mengadopsi suatu pandangan yang positif: “Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku . . . Sebab jika aku lemah, maka aku kuat” (ay.9-10).

Ketika menghadapi ketakutan dan pergumulan kita, penting bagi kita untuk berserah sepenuhnya kepada Allah. Ketika kita melakukannya, Allah dapat menggunakan masalah kita sebagai saluran bagi kuasa-Nya. —HDF

Ketika beban hidup menghimpitmu
Pencobaan terlalu besar untuk dihadapi,
Ingatlah kuasa Tuhan dalam kelemahanmu;
Dia akan memberi kuasa dan rahmat-Nya. —Sper

Kekuatan kita tidaklah sebanding dengan penyerahan diri kita kepada kuasa Allah.

Share

Artikel ini termasuk dalam kategori Santapan Rohani, SaTe Kamu

4 Komentar Kamu

Bagikan Komentar Kamu!